Pages

Follow my twitter @Ibn_uu

KADANG KITA HARUS BERFIKIR ULANG UNTUK MENCINTAI SESEORANG YANG TIDAK CINTA PADA KITA.

http://www.flickr.com/photos/16817481@N05/10912478796/in/explore-2013-11-17

Follow my twitter @Ibn_uu

KADANG KITA HARUS BERFIKIR ULANG UNTUK MENCINTAI SESEORANG YANG TIDAK CINTA PADA KITA.

Follow my twitter @Ibn_uu

KADANG KITA HARUS BERFIKIR ULANG UNTUK MENCINTAI SESEORANG YANG TIDAK CINTA PADA KITA.

Follow my twitter @Ibn_uu

KADANG KITA HARUS BERFIKIR ULANG UNTUK MENCINTAI SESEORANG YANG TIDAK CINTA PADA KITA.

Follow my twitter @Ibn_uu

KADANG KITA HARUS BERFIKIR ULANG UNTUK MENCINTAI SESEORANG YANG TIDAK CINTA PADA KITA.

Sabtu, 03 November 2012

Pasang Iklan di Blog


BAGI YANG INGIN PASANG IKLAN DI BLOG INI BISA LANGSUNG PESAN DISINI
Sedikit pemahaman tentang bentuk dan model iklan PPC. Umumnya dibedakan menjadi 2 model yaitu iklan teks dan iklan gambar/Banner. Dengan bentuk Horizontal , Vertikal dan Square yang membedakannya. Dan biasanya Iklan yang berbentuk horizontal memiliki berbagai ukuran seperti : 728 X 90 , 468 X 60 , 125 X 125 , 234 X 60 dll . Dan Iklan yang berbentuk Vertikal umumnya memiliki ukuran seperti : 120 X 600 , 160 X 600 , 120 X 240. Sedangkan Bentuk Square umumnya memiliki ukuan : 200 X 200 , 250 X 250 , 300 X 250 , 336 X 280. Dan dari semua model dan bentuk iklan tersebut yang harus kita lakukan adalah memilih iklan yang pas dan paling ngeklop sesuai dengan kondisi template blog kita. Disini kita harus benar-benar jeli dalam  memilih lokasi mana saja yang paling pas dan tepat dalam memasang iklan agar iklan yang dipasang tidak terlalu berlebihan. Iklan yang berlebihan dipasang diblog membawa dampak yang kurang baik pula dalam optimasi SEO dan iklan, karena biasanya blog yang memiliki iklan yang sumpek / banyak biasanya pengunjung blog merasa kurang nyaman dengan kondisi seperti itu. Dan menyebabkan para visitor blog kita tidak berlama-lama utk membaca di blog kita. Dan sudah paham utk tidak mengklik iklan yang ada di blog atau biasanya fenomena ini disebut dengan ads blindness. 
Untuk itulah saya akan membuat sedikit tutorial Cara Memasang Iklan yang sesuai selera dan Pas pada Blog, diantaranya meliputi :
2. Cara Pasang Iklan Dibawah Judul Postingan
4. Cara Pasang Iklan Melayang di Atas Header Blog

Palagan Ambarawa 12-15 Desember 1945



Perjuangan heroik rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan memperjuangkan Kemerdekaannya sungguh tidak bisa diabaikan begitu saja, mereka bahu membahu dengan segala golongan, mulai dari petani, pedagang, guru, hingga para pelajar bersama dengan tentara tanpa mengenal rasa lelah, takut serta kelaparan berjuang menghadapi desingan peluru serta berondongan persenjataan modern milik para penjajah.
Sungguh perjuangan yang sangat menguras tenaga dan airmata, mengorbankan segalanya baik nyawa ataupun harta. Beribu bahkan berjuta nyawa rakyat Indonesia melayang demi kemerdekaan bangsa ini, mereka rela menyerahkan nyawanya menjadi martir demi anak cucunya nanti.
Read more…

Perancang Lambang Garuda Pancasila Yang Terlupakan



Siapa tak kenal burung Garuda berkalung perisai yang merangkum lima sila (Pancasila). Tapi orang Indonesia mana sajakah yang tahu, siapa pembuat lambang negara itu dulu? Dia adalah Sultan Hamid II, yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung Sultan Pontianak; Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913.
Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, Arab –walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak –keduanya sekarang di Negeri Belanda.

Syarif Abdul Hamid Alkadrie menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Negeri Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda.
Ketika Jepang mengalahkan Belanda dan sekutunya, pada 10 Maret 1942, ia tertawan dan dibebaskan ketika Jepang menyerah kepada Sekutu dan mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi Sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II. Dalam perjuangan federalisme, Sultan Hamid II memperoleh jabatan penting sebagai wakil Daerah Istimewa Kalimantan Barat (DIKB) berdasarkan konstitusi RIS 1949 dan selalu turut dalam perundingan-perundingan Malino, Denpasar, BFO, BFC, IJC dan KMB di Indonesia dan Belanda.
Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran. Pada 21-22 Desember 1949, beberapa hari setelah diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio, Westerling yang telah melakukan makar di Tanah Air menawarkan “over commando” kepadanya, namun dia menolak tegas. Karena tahu Westerling adalah gembong APRA. Selanjutnya dia berangkat ke Negeri Belanda, dan pada 2 Januari 1950, sepulangnya dari Negeri Kincir itu dia merasa kecewa atas pengiriman pasukan TNI ke Kalbar – karena tidak mengikutsertakan anak buahnya dari KNIL.
Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi peristiwa yang menggegerkan; Westerling menyerbu Bandung pada 23 Januari 1950. Sultan Hamid II tidak setuju dengan tindakan anak buahnya itu, Westerling sempat di marah. Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara. Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan file dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara.
Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR RIS adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang. Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini. Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS.
Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1950, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974 Rancangan terakhir inilah yang menjadi lampiran resmi PP No 66 Tahun 1951 berdasarkan pasal 2 Jo Pasal 6 PP No 66 Tahun 1951. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah Pontianak. Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang.
Turiman SH M.Hum, Dosen Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak yang mengangkat sejarah hukum lambang negara RI sebagai tesis demi meraih gelar Magister Hukum di Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa hasil penelitiannya tersebut bisa membuktikan bahwa Sultan Hamid II adalah perancang lambang negara. “Satu tahun yang melelahkan untuk mengumpulkan semua data. Dari tahun 1998-1999,” akunya. Yayasan Idayu Jakarta, Yayasan Masagung Jakarta, Badan Arsip Nasional, Pusat Sejarah ABRI dan tidak ketinggalan Keluarga Istana Kadariah Pontianak, merupakan tempat-tempat yang paling sering disinggahinya untuk mengumpulkan bahan penulisan tesis yang diberi judul Sejarah Hukum Lambang Negara RI (Suatu Analisis Yuridis Normatif Tentang Pengaturan Lambang Negara dalam Peraturan Perundang-undangan). Di hadapan dewan penguji, Prof Dr M Dimyati Hartono SH dan Prof Dr H Azhary SH dia berhasil mempertahankan tesisnya itu pada hari Rabu 11 Agustus 1999. “Secara hukum, saya bisa membuktikan. Mulai dari sketsa awal hingga sketsa akhir. Garuda Pancasila adalah rancangan Sultan Hamid II,” katanya pasti. Besar harapan masyarakat Kal-Bar dan bangsa Indonesia kepada Presiden RI SBY untuk memperjuangkan karya anak bangsa tersebut, demi pengakuan sejarah, sebagaimana janji beliau ketika berkunjung ke Kal-Bar dihadapan tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan anggota DPRD Provinsi Kal-Bar.
Sumber: selokartojaya.blogspot.com

Teamspeak Client 3.0.9.2


Since we all have access to the internet it is simple and cheap to talk with other people that are located all around the world. Teamspeak Client is a program that allows users to talk with other people over a channel. There are few really nice advantages that this software brings and you will be getting high quality audio and noise reduction that is integrated here. Microphone settings allows users to fine tune it and that way you will be able to adjust it to get best possible sound quality. These are the reasons why this is one of the most popular products in this category.

The classic online shooter, updated for a new generation


Notes

This game require the Steam app
Review last updated: 28/08/12
Pros
  • Excellent, balanced gameplay
  • Permanent death
  • Updated graphics and maps
  • Extremely addictive
Cons
  • Arms Race mode is lightweight
DownloadCounter-Strike: Global Offensive

Tren Rambut Terbaru


Tren rambut berponi belakangan begitu digemari, apalagi oleh para remaja yang punya kecenderungan meniru berbagai gaya yang dilakukan oleh idolanya. Bagi kamu yang senang dengan model rambut berponi, tentunya kamu harus juga menyesuaikan model poni dengan bentuk wajah kamu. Mengapa? Menyesuaikan poni rambut dengan bentuk wajah sangat disarankan untuk mendapatkan potongan rambut yang tidak hanya gaya tetapi juga pantas dan enak dilihat.


Bagaimana cara mengenali be
ntuk wajah?
Ternyata mengenali bentuk wajah tidak sulit loh. Yang perlu dilakukan hanyalah mengikat seluruh rambut ke belakang sehingga suluruh wajah akan nampak dengan jelas dan bisa dikenali bentuknya. Setelah itu, barulah kamu bisa memilih model poni rambut yang sesuai dengan bentuk wajahmu.
Berikut ini gambaran singkat gaya poni yang sesuai dengan bentuk wajah:
  1. Bentuk wajah oval
    Bila kamu memiliki bentuk wajah jenis oval, maka kamu termasuk orang yang beruntung. Pasalnya, dengan bentuk wajah oval, seseorang tidak perlu lagi khawatir potongan rambutnya tidak sesuai. Hampir semua gaya potongan rambut akan nampak bagus pada wajah oval. Meskipun demikian, gaya poni yang paling sesuai untuk wajah oval adalah poni yang menutupi setengah dahi. Kenapa demikian? Karena gaya seperti ini akan mampu menunjukkan struktur tulang wajah kamu yang sempurna. Sebaiknya, jika rambut kamu tergolong panjang, maka poni pun harus dibuat agak panjang. Tujuannya agar bisa mengimbangi panjangnya rambut. Selain itu, gaya poni tipis di bagian samping juga cocok dan bias kamu coba. Poni seperti ini akan memberikan sedikit kesan lebar pada wajah ovalmu.

  2. Bentuk wajah persegi
    Untuk Anda pemilik wajah persegi sebaiknya agak berhati-hati dalam memilih model poni rambut. Jika salah, bisa-bisa bentuk wajah Anda akan lebih terkesan persegi. Gaya poni side swept atau yang lebih dikenal dengan poni samping akan membuat Anda terlihat lebih menarik. Model poni seperti ini terkesan memperlembut sudut-sudut pada rahang jenis wajah persegi yang biasanya terlihat tegas dan garang. Selain itu, Anda juga bisa memakai model poni yang bagian tengahnya tebal sementara sampingnya dibuat lebih panjang. Kesan persegi pada model ini akan hilang karena wajah akan terlihat lebih oval.
  3. Bentuk wajah bulat
    Bentuk wajah bulat dengan pipi chubby biasanya membuat seseorang kesulitan memilih model potongan rambut. Salah-salah pipi malah akan terlihat bertambah chubby. Namun kelemahan ini tidak perlu membuat kamu mati gaya. Pemilihan model poni harus sesuai agar bentuk wajah terkesan lebih panjang sehingga tidak semakin menampilkan kebulatannya. Kamu bisa mencoba model poni asimetris dengan tambahan layer untuk menambah kesan sempit pada wajahmu. Model ini akan membuat wajah bulatmu terbingkai. Model ini juga akan menyembunyikan sebagian pipi chubbymu. Kamu juga bisa menipiskan ujung poni dan membuatnya sedikit menyamping. Tapi jangan lupa untuk lebih memperpendek bagian tengah poni. Cara seperti ini akan menampakkan kesan lonjong atau oval pada wajah kamu. Sebaliknya, kamu harus menghindari poni yang panjang karena ini hanya akan menambah kesan lebar pada wajah kamu.
  4. Bentuk wajah Segi lima
    Pemilik bentuk wajah seperti ini sebenarnya sama dengan wajah persegi. Pemilihan gaya rambut tidak boleh membuat wajah jadi terkesan lebih kotak. Gaya yang bisa di ikuti adalah poni panjang dengan sedikit aksen gelombang. Layer yang membingkai wajah juga akan membuat kesan sempit pada wajah kamu, sehingga wajah akan terkesan lebih panjang dari yang sebenarnya. Cara lain untuk mendapatkan kesan wajah yang lebih panjang juga bisa diperoleh dengan mengkombiasikan berbagai gaya poni. Gaya kombinasi ini hendaknya kamu konsultasikan terlebih dulu dengan penata rambutmu agar kamu tidak salah pilih model potongan rambut.
  5. Bentuk Wajah Panjang
    Jika bentuk wajahmu agak sempit dan panjang, maka model potongan rambut dan poni yang harus kamu hindari adalah model yang semakin menambah kesan panjang pada wajah kamu. Pemilik wajah panjang juga harus menghindari model rambut yang tidak berponi, karena model rambut seperti ini akan semakin mempertegas bentuk panjang wajahmu. Sebaiknya pilih model rambut yang sedikit menambah volume pada sisi samping wajah dekat telinga dan untuk poni pilihlah model poni yang sedikit bervolume pada sisi dekat mata kamu. Model poni samping yang menyapu ke arah samping di sekitar kening cocok untuk pemilik wajah panjang. Model poni yang jatuh kebawah dan menutupi kening juga cocok untuk jenis wajah panjang.
Nah, sekarang tentu kamu sudah lebih mudah bukan dalam menenentukan model poni yang sesuai dengan bentuk wajahmu? Tentukan model poni yang pas untukmu dan jangan lupa, konsultasikan juga model pilihanmu tersebut dengan penata rambutmu agar kamu mendapatkan model rambut yang benar-benar pas dengan bentuk wajahmu.

Apple Siapkan Miliaran Dollar untuk Beli Hak Siar EPL





Apple dikabarkan akan melakukan penawaran untuk hak siar streaming Liga Premier Inggris (EPL). EPL sebagai liga sepak bola utama di Inggris sekaligus menjadi salah satu liga terpopuler di dunia menjadi incaran banyak pihak untuk mendapatkan hak siarnya. Menurut Daily Mail, Apple akan mengeluarkan dana miliaran dollar untuk bisa menyiarkan setiap pertandingan tim-tim berkelas EPL.